Kamis, 24 Maret 2022

Belajar Canva

Canva adalah sebuah platform desain grafis yang didirikan oleh Cliff Obrecht, Melanie Perkins, Cameron Adams pada tahun 2012 di Perth Australia.  Jenis perusahaan swasta ini berkantor  di Sydney Australia dengan jumlah karyawan 1.157 orang. Canva digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi,  poster, dokumen, dan konten visual lainnya.

Pandemi covid - 19  melanda dunia termasuk Indonesia. Sehingga mengharuskan semua aktivitas dilakukan dari rumah. Bidang pendidikan termasuk salah satu sektor yang terkena dampak paling parah. Peserta didik, orang tua, dan guru bingung  dengan keadaan ini.  Guru memutar otak mencari solusi bagaimana membelajarkan peserta didik agar indikator kompetensi dasar dapat tercapai.

Canva adalah salah satu solusi yang dapat membantu guru mendesain pembelajaran yang menarik dan interaktif. Melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan pelatihan untuk membantu pendidik dalam menciptakan proses pembelajaran yang interaktif dengan menggunakan aplikasi canva. 

Kamis, 17 Maret 2022

Senyum Sendiri Bukan Berarti Gila

Menikmati suasana sore hari sambil membaca buku mas Pemred Media Guru dengan judul "Meneroka Rindu Yang Parau Senja Itu" terasa mengasyikkan.  Kumpulan Pentigraf humor ini mampu membuat pembacanya tersenyum sendiri bahkan tidak jarang yang tertawa lepas. Setiap di akhir kalimat pentigraf penulisnya menyuguhkan kelucuan.  Cerdas itu kata yang tepat untuk sebuah karya spektakuler. Mampu mempengaruhi pembaca dan larut dalam alur cerita, menjadikan pembaca penasaran meskipun hanya tiga paragraf setiap judulnya. 

Namanya juga pentigraf humor pasti kocak dan akan mengocok perut penikmatnya.  Pilihan kata yang pas dan mudah dipahami bahasanya menjadikan cerita yang disampaikan langsung sreg.. sreg ..jreng di hati. Saya sampai tak bergeming membacanya sampai akhir.  Orang - orang yang lalu lalang melihat tingkah saya tersenyum sendiri merasa heran. 

Setelah rampung membaca semuanya barulah mereka bertanya. Buku apa sih yang tadi dibaca?  Koq selalu tersenyum. Saya kemudian menjawab kalau lagi pusing dan kalut, silahkan baca buku ini insya Allah anda akan merasa fresh dan dijamin beban hidup hilang dengan sendirinya. Penasaran.... Buktikan  aja sendiri...selamat membaca ya !!

Sabtu, 12 Maret 2022

Tugas tak Terduga

Setelah melaksanakan shalat subuh di Mushallah dekat rumah, kusempatkan sejenak bersantai di kamar sembari membaca pesan yang sudah menumpuk di whatsapp group sejak tadi malam. Satu persatu pesan saya buka,  tiba - tiba ada panggilan masuk. Muncul sebuah nama yang tak asing lagi. Perlahan simbol telepon warna hijau kugeser ke atas,  terdengar suara seorang perempuan  mengucapkan salam dan menyampaikan maksud dan tujuannya menelpon.  Hari ini saya diundang untuk menghadiri acara walimatul aqiqah cucu ketiganya pada pukul 10.00 Wita. Sebenarnya undangan ini bertepatan dengan kegiatan seminar saya di sagusabu KPPBR. Ada keinginan untuk menolak, tetapi karena dihubungi langsung jadi terpaksa harus dihadiri. 

Tepat pukul 09.15 Wita saya mulai berangkat dari rumah,  butuh 15 menit waktu perjalanan dengan menggunakan sepeda motor untuk sampai ke tempat acara. Karena masih ada waktu 30 menit, sepeda motor saya arahkan ke masjid untuk membaca Alqur'an. Pukul 09.50 Wita menjelang acara berlangsung saya sudah berada di lokasi ditemani Ibu Kepala Sekolah. Kaget ketika baru datang ibu langsung mempersilahkan saya membuka acara. Niatnya dari rumah menghadiri undangan, ternyata didaulat menjadi pembawa acara. Perasaan canggung dan jantung berdebar membuat  saya harus menenangkan diri serta menarik napas yang panjang, untuk menghilangkan perasaan itu.  

Satu jam tak terasa akhirnya sampai dipenghujung acara. Tausiyah yang disampaikan oleh ustadzah Suharnaeni,  S. Ag dilanjutkan dengan doa berakahir dengan manis. Doa kafaratul majelis pun saya tutup sebagai tanda seluruh rangkaian acara telah usai. 

Selasa, 08 Maret 2022

Kisah Sedih

Hampir sepekan rekan kerja kami bu Ina dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Masserempulu. Ia ditempatkan di ruang isolasi karena hasil swab positif. Gejala awal yang dirasakan  batuk, demam, dan muntah - muntah. Tiga hari pasca berobat di dokter praktek, namun tidak ada perubahan. Atas anjuran pimpinan tempat bu Ina bekerja,  akhirnya dibawa ke Puskesmas terdekat. Setelah di scraning dokter menyarankan untuk di rapid.  Beberapa jam menunggu hasil rapid pun keluar dan dinyatakan reaktif. Bu Ina langsung dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan yang intensif. 

Putra ketiga bu Ina yang masih duduk di kelas 1 SD dititipkan di rumah neneknya. Senin pagi tanggal 7 Maret 2022 pukul 06.30 wita handphone saya berdering, kuambil gawai itu terlihat nama Bu Ina sedang memanggil. Tanpa berpikir panjang saya langsung mengangkat dan terdengar dari jauh suara bu Ina lemas. Dengan sekuat te aga ia mengabarkan kalau dirinya sakit dan minta tolong agar anaknya diantar ke sekolah. Karena arah dan tujuannya sama saya langsung menjawab Insya Allah. 

Pukul 07.00 wita saya sudah di depan rumah mamanya bu Ina, nampak Alim Syakir menunggu sejak tadi.  Kami pun berdua berangkat. Sepanjang perjalanan saya menanyakan keadaan mamanya.  Perkiraan saya bu Ina di rumahnya, ternyata dirawat sejak hari Sabtu kemarin.  Kebetulan pada saat berbicara lewat telepon bu Ina tidak menginformasikan keberadaannya. 

Tidak seperti biasanya, wajah Alim Syakir tampak murung,  nanti ditanya baru men jawab. Saya bertanya"Apakah ananda sedang sakit? ia menjawab tidak padahal badannya juga agak panas. Mungkin karena selama ini tidak pernah berpisah mamanya. Jadinya wajah tampak murung. Saya berusaha menghibur agar hatinya kuat menerima keadaan dan selalu mendoakan agar mamanya lekas sembuh. 

Jumat, 04 Maret 2022

Menjemput Mimpi

Maju selangkah

Menatap Masa depan

Menggantungkan cita

Setinggi bintang di  angkasa

**

Walau harus merangkak

Dengan keterbatasan

Kayakin ada jalan5

Lalui segala rintangan

**

Jalan masih panjang

Semangat dan optimis

Serra doa yang tulus

Jadi senjata paling ampuh

***

Kugenggam impian 

Dan tak akan pernah kulepas

***


Selasa, 01 Maret 2022

Hampa

Hidup terasa hampa

Tanpa tawa dan canda

Laksana bulan tanpa cahaya

Gelap menyelimuti keheningan malam

**

Bintang yang selama ini menjadi pelita

Dalam mengarungi bahtera hidup 

Cahayanya nampak redup 

Diterpa sang bayu

**

Sukma mulai rapuh

Tak mampu menahan terjangan ombak

Mengombang - ambing  awak dan nahkoda

Menenggelamkan hingga ke dasar samudera

***








Pemikiran Islam

Melepas penat dengan menuntut ilmu dari dosen Muda hari ini. Dalam bincang - bincang bersama rekan kuliah sebelum perkuliahan dimulai, Bu Ro...