Penulis Receh
Sabtu, 31 Desember 2022
Pemikiran Islam
Jumat, 24 Juni 2022
Malam berlalu tergantikan pagi
Sukma melayang terbang tinggi
Berkelana mencari idaman hati
Hingga terdampar di taman ilusi
**
Kau hadir dalam buaian mimpi
Membawa harapan pasti
Dengan tawaran cinta sejati
Berbalut janji manis dan suci
**
Terbangun dari mimpi
Ternyata semua hanya kuasi
Ibadah terlewati
Berdosa pada ilahi
Tenggelam Bersama Awan
Awan putih di langit biru
Mulai tertutup awan hitam
Nampak di kejauhan menutupi lereng
Puncak pun tak luput dari sapuan
**
Pemandangan yang menakjubkan
Laksana dongeng di negeri awan
Tapi tak seindah kisahku kini
Terpasung dalam jurang yang sangat dalam
**
Hari demi hari berlalu tanpa arti
Tak kuasa bangkit dan berkembang
Rintihan dan penyesalan menemani
Hidup di persimpagan jalan
**
Pasrah dengan keadaan
Sendiri tanpa kawan untuk berbagi
Semangat tidak stabil
Menjalani keputusan yang kupilih
**
Rabu, 22 Juni 2022
Segudang masalah memenuhi ruang kalbu
Mengalir hingga ke ubun ubun
Berhenti pada titik jenuh
Hingga akhirnya menggunung
**
Dunia menjadi tidak seimbang
Berjalan miring dan terbalik
Memikul beban yang tak biasa
Menahan perih dan pilu
**
Semakin ingin melepas
Semakin kuat menekan
Terpuruk dalam pusaran angin
Menerjang dan mencampakkan
**
Pasrah dengab keadaan
Mengikuti kemauan
Mencoba berkemuflase
Mengharap malaikat kecil menyapa
***
Rabu, 25 Mei 2022
Hasrat
Hasrat berolahraga sore ini terus mewarnai pikiranku. Saat hendak melaksanakan shalat Ashar keinginan itu muncul. Ketika ananda hendak berangkat mengaji, kutitipkan pesan setelah selesai mengaji, cepat- cepat pulang karena Abi ingin mengajaknya berolahraga. Ananda bersama umminya berangkat lebih dulu ke kampung sebelah. Dimana tempat tersebut adalah kampung orang tua ummi.
Disanalah ananda mengaji sekaligus menghapal Al - Qur'an. Ia sangat senang ketika diajak ke kampung. bahkan hampir setiap hari bermalam. Saya jarang tidur di kampung. Selain udaranya sangat dingin. Jika hendak berwudhu untuk melaksanakan shalat tahajjud, air yang digunakan untuk bersuci sangat dingin. Seperti air dari lemari es. Itulah sebabnya mengapa saya tidak betah jika berada di kampung.
Tak lama setelah melaksanakan shalat ashar , saya bergegas menuju ke kampung dengan menunggangi sepeda motor kesayangan. Tiba di lokasi langsung olahraga hingga menjelang magrib. Sembari menikmati olahraga cuaca di langit nampak gelap. Sepertinya hari mau hujan. Benar dugaan saya, belum sempat istirahat tiba - tiba hujan turun dengan deras, disertaj dengan kabut sehingga mengganggu jarak pandang bagi pengendara yang lalu lalang. Sore yang berkah, tanaman dapat melepaskan dahaga sehingga akan tumbuh dan berkembang.
Rabu, 18 Mei 2022
Kehilangan Moment
Webinar komunitas pencinta buku seri 5 yang diselenggarakan oleh Media guru dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional Minggu, 15 Mei 2022 terlewatkan. Sesuai rencana awal saya ingin mengikuti dua kegiatan yang bersamaan. Tetapi karena perkuliahan padat sehingga keinginan tersebut gagal. Sebenarnya webinar kali ini sangat spesial selain narasumbernya yang keren dan hebat, hostnya juga kece dan menyenangkan. Ada yang berbeda dari kegiatan webinar ini yaitu pengumuman pemenang lomba menulis artikel dalam rangka Hari Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jawa Timur bekerjasama dengan Media Guru.
Meskipun tak bisa bergabung dengan para penulis hebat di ruang zoom, namun saya masih bisa memperoleh informasi lewat facebook media guru dengan membaca tulisan teman gurusiana. Dari ulasan para penulis sangat menarik. Informasi yang mereka publish menggambarkan keseruan acara webinar yang dipandu oleh host kocak bunda Nuraeni dan mas Syaiful dari dua generasi yang berbeda. Saya bisa merasakan kekompakan mereka walau hanya lewat bacaan di media sosial.
Selamat kepada para pemenang lomba, menulislah terus agar engkau dikenang meskipun telah meninggalkan dunia ini.
Jumat, 13 Mei 2022
Kabar Gembira
Sore hari saat bersantai dengan isteri tercinta, kucoba membuka benda pipih kesayanganku. Deretan pesan di group whatsapp sudah menunggu giliran untuk dibaca. Setelah memilah group yang dianggap sangat penting, pilihan jatuh pada group whatsapp Sagusabu KPPBR 2022. Puluhan pesan dari ketua penulis peradaban yang hebat mas Adrianus Yudianto dan rekan - rekan penulis yang tergabung dalam group Sagusabu KPPBR di seluruh Indonesia. Dalam pesannya Mas Yudi menginformasikan empat penulis yang bukunya sudah memiliki nomor ISBN dari Perpusnas. Adapun nama penulis dan judul buku yang beruntung diantaranya:
1. Judul: *Biologi Integrasi Dalam Al-Qur'an (Intisari Biologi SMP/MTs)*
Penulis: Hj.Eli Erlina, MPd.
Email: elierlina123@gmail.com
WA: 085706258160
Tanggal transfer pracetak: 04/04/2022
Ket.: *Beres edit: 18-04-2022*
Transfer pracetak: 04-04-2022
Editor: Siti Mugi Rahayu
ISBN: 978-623-383-4407
2. Judul: *Mengurai Kisah di Balik Bukit* _(Kumpulan Puisi)_
Penulis: Mustamin,S.H.I
Email: mustaminandi3@gmail.com
WA:081346340926
Tanggal transfer biaya pracetak: 28-04-2022
Ket.: *Beres edit: 19-04-2022*
Editor: Mislinatul S.
ISBN: 978-623-383-445-2
3. Judul: *Menuju Titik Terang Kehidupan*
Penulis: Kamila
Email: kamila16121981@gmail.com
WA: 081242670125
Tanggal transfer biaya pracetak: 08-04-2022
Ket.: *Beres edit: 13-04-2022*
Editor: Suhud Rois
ISBN: 978-623-383-447-6
4. Judul: *Penjaminan Mutu Sekolah: Keinginan atau Kebutuhan?*
Penulis: Meydiawati
Email: meydiawatidjauhari@gmail.com
WA: 082187698107
Tanggal transfer biaya pracetak: 08-04-2022
Ket.: *Beres edit: 15-04-2022*
Editor: Khususiatul Ubudiyah
ISBN: 978-623-383-439-1
Alhamdulillah ..saya termasuk penulis yang mendapatkan kesempatan memiliki nomor ISBN lebih dulu. Dan berada diurutan kedua dari empat penulis hebat lainnya.
Selamat buat rekan - rekan yang bukunya sudah memiliki nomor ISBN. dan bagi penulis yang belum, mohon bersabar dan semua akan indah pada waktunya.
Pemikiran Islam
Melepas penat dengan menuntut ilmu dari dosen Muda hari ini. Dalam bincang - bincang bersama rekan kuliah sebelum perkuliahan dimulai, Bu Ro...
-
Jagad maya heboh Dengan kata maaf Para pelakon aksara gundah Tak banyak bisa dilakukan ** Hati mulai pesimis Jemari menari di atas keyboard ...
-
Usaha yang dilakukan dengan maksimal terkadang tidak berbuah manis. Namun harus punya keyakinan dan tekad kuat untuk mengasah kembali agar d...
-
Embun pagi membasahi dedaunan Awan tebal menyelimuti pepohonan Kicauan burung bersahutan Menentramkan jiwa yang berkelana // Kuayun langkah ...