Embun pagi membasahi dedaunan
Awan tebal menyelimuti pepohonan
Kicauan burung bersahutan
Menentramkan jiwa yang berkelana
//
Kuayun langkah mengawali aktivitas pagi
Melewati jalan setapak dan semak belukar
Menaklukkan rintangan menuju puncak
Dengan sebuah tongkat sebagai penopang
//
Menemani perjalananku
Saat lelah dan letih
Berbekal kendi dan dua potong roti
Pengganjal perut dan pelepas dahaga
//
Kini dengan napas yang tersisa
Kulanjutkan perjalanan
Walau langkah dan napas tersengal
Hingga akhir garis finish
//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar