Hasrat berolahraga sore ini terus mewarnai pikiranku. Saat hendak melaksanakan shalat Ashar keinginan itu muncul. Ketika ananda hendak berangkat mengaji, kutitipkan pesan setelah selesai mengaji, cepat- cepat pulang karena Abi ingin mengajaknya berolahraga. Ananda bersama umminya berangkat lebih dulu ke kampung sebelah. Dimana tempat tersebut adalah kampung orang tua ummi.
Disanalah ananda mengaji sekaligus menghapal Al - Qur'an. Ia sangat senang ketika diajak ke kampung. bahkan hampir setiap hari bermalam. Saya jarang tidur di kampung. Selain udaranya sangat dingin. Jika hendak berwudhu untuk melaksanakan shalat tahajjud, air yang digunakan untuk bersuci sangat dingin. Seperti air dari lemari es. Itulah sebabnya mengapa saya tidak betah jika berada di kampung.
Tak lama setelah melaksanakan shalat ashar , saya bergegas menuju ke kampung dengan menunggangi sepeda motor kesayangan. Tiba di lokasi langsung olahraga hingga menjelang magrib. Sembari menikmati olahraga cuaca di langit nampak gelap. Sepertinya hari mau hujan. Benar dugaan saya, belum sempat istirahat tiba - tiba hujan turun dengan deras, disertaj dengan kabut sehingga mengganggu jarak pandang bagi pengendara yang lalu lalang. Sore yang berkah, tanaman dapat melepaskan dahaga sehingga akan tumbuh dan berkembang.