Jumat, 11 Februari 2022

Impian Pagi (Puisi 29)

Sambut pagi dengan senyum 

Melangkah diantara sinar mentari 

Menembus hutan belantara 

Demi mengais sesuap nasi

**

Angin berhembus sepoi - sepoi

Menerpa dedaunan dan ranting kering

Menggilas wajah yang penuh kerutan

Gambaran hidup di usia senja

**

Hari - hari dilalui dengan tegar

Tanpa menghiraukan aral  melintang

Tetap sabar dan semangat

Mengarungi kerasnya kehidupan

**

Perjuangan belum berakhir 

Impian membentang luas di mayapada

Menanti tangan - tangan menjamahnya

Bijak dan tetap menjaga keberadaannya

***









.

Tidak ada komentar:

Pemikiran Islam

Melepas penat dengan menuntut ilmu dari dosen Muda hari ini. Dalam bincang - bincang bersama rekan kuliah sebelum perkuliahan dimulai, Bu Ro...