Menjadi pemenang dalam sebuah perlombaan bagi saya adalah bonus dari Sang Khaliq yang selalu memberikan ide ketika hendak menulis serta upaya dan kerja keras yang selama ini telah dilakukan . Bukan merupakan kebanggan. Takut kalau jatuhnya ria atau sombong. Justru ini menjadi tanggung jawab besar untuk selalu konsisten dalam menekuni dunia kepenulisan, dan menghasilkan karya yang dapat memberi manfaat bagi orang lain.
Alhamdulillah nama penulis masuk dalam daftar pemenang diurutan 65 lomba menulis buku periode Februari 2022 yang diadakan oleh Media Guru. Bulan ini mengangkat tema "Nyok, Kita Jaga Bahasa Emak Kita! Tema ini sengaja dipilih oleh Media Guru dalam rangka memeriahkan hari Bahasa Ibu Internasional yang dipeingati setiap tanggal 21 Februari. Penulis sendiri memilih judul "Mengapa harus cinta bahasa emak? " kategori opini untuk mengajak para generasi milineal dalam melestarikan bahasa ibu dengan memanfaatkan teknologi.
Sebenarnya sudah ketiga kalinya penulis mengikutsertakan tulisannya dalam lomba yang diadakan oleh Media Guru. Dalam tulisan saya di bulan Desember gagal terkirim karena ada syarat yang terpenuhi. Untuk kedua kalinya di bulan Januari 2022 berhasil masuk dalam nominasi, tetapi belum terpilih menjadi pemenang. Di bulan ketiga Februari 2022 keikutsertaan penulis dalam memberikan warna di dunia kepenulisan masuk nominasi dan menjadi pemenang, bersanding dengan karya penulis hebat di Indonesia. Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak CEO yang sudah memberikan ruang untuk menuangkan ide dalam bentuk tulisan. Juga kepada seluruh tim media guru tanpa terkecuali atas kinerjanya dalam menilai tulisan peserta lomba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar