Selasa, 25 Januari 2022

Penantian

Saat mendengar  namamu

Semua orang menganggap biasa saja

Tapi bagiku engkau istimewa

Memiliki kedudukan tersendiri 

//

Layaknya permata

Dirimu syarat dengan makna

Kilauan cahaya terpancar dengan indah

Setelah mengenalmu ternyata dugaan benar

//

Engkau menyimpan sejuta harapan

Impian bagi orang cerdas

Yang haus akan pengetahuan

Dan juga ingin memberikan manfaat

//

Lama kutunggu kehadiranmu

Awal janji kala baskara berada di ufuk

Namun tak tampak jua batang hidungnya 

Hati semakin berdebar

//

Ada rasa yang membuat sukma galau

Debaran jantung makin kencang

Menjelang bersua

Walau lewat media online

//

Sudah sepekan kupersiapkan diri

Sejak dirimu menebar benih cinta

Siang dan malam tak bisa tidur

lahir dan bathin menguras pikiran

//

Kucoba menahan napas

Setelah sekian lama menanti 

Akhirnya dirimu hadir dihadapanku

Dengan wajah sumringah menyambutku

//

Satu jam tiga puluh menit kita bersama

Bahagia dan lelah bercampur jadi satu

Banyak kenangan engkau berikan

Namun kita harus berpisah

Semoga bisa berjumpa dilain waktu

///





Tidak ada komentar:

Pemikiran Islam

Melepas penat dengan menuntut ilmu dari dosen Muda hari ini. Dalam bincang - bincang bersama rekan kuliah sebelum perkuliahan dimulai, Bu Ro...