Sakit, perih yang kurasakan saat ini,
Semoga tidak menimpa teman pendidik di seantero negeri
Cukup aku dan Tuhan yang tahu apa penyebabnya
Mengeluh kepada siapapun tiada guna
//
Orang melihat secara fisik baik - baik saja
Kala orang ketawa ikut ketawa, kala , yang gede semuanya berpacu dalam aktivitas kularut bersamanya.
Mereka tak pernah percaya dan mau tahu.
Walau tergeletak tak bernyawa, hati tak bergeming
//
Sudahlah ..kusadari kondisiku
Walau berjuang sekuat tenaga
Tak akan mampu meluluhkan egomu
Seperti batu karang yang terhempas gelombang
//
Kini kuhadir seperti mayat berjalan.
Kesana kemari tanpa arah tujuan.
Apa yang kau katakan kuturuti, apa yang kau perintah kulaksanakan.
Meskipun fisik tak kuasa dan menolak.
//
Kuingin melepas semuanya
Namun beban dan tanggung jawab mengikatku
Membuat diriku harus berjalan terseok - seok
Di atas kerikil - kerikil tajam
//
Akankah perjalanan ini terhenti ?
Tanpa kata dan langkah, menyeruak secara tiba - tiba
Menggetarkan dinding sukmamu
Menghentikan detak jantungmu, menyadarkan akan kebesaran Ilahi.
//
Mungkin kamu berpikir, punya segalanya
Harta, tahta, jabatan, sehingga merasa punya power .
Jangan larut dalam keangkuhan
Semuanya bisa hilang, lenyap, binasa seketika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar